Tuesday, 3 November 2009

Bijak Merawat Alam

geocelusa.com
Begitu banyak sumber perusakan lingkungan yang saat ini kemudian membuat kita berkerut kening. Betapa banyaknya! Dan apa yang dapat kita lakukan ? Stop menggunakan mobil, menutup penambangan, menghentikan penebangan pohon juga peternakan atau yang lainnya lagi? Rasanya tak mungkin dan yakin itu tidak akan dilakukan.
Penyelamatan lingkungan. Ya...program penyelamatan lingkungan sendiri lebih mengacu pada bagaimana manusia diarahkan untuk bijak merawat alam . Maka mulailah kini gencar terdengar gerakan penyelamatan lingkungan dengan melahirkan berbagai terobosan baru. ...Timbal dalam bensin misalnya sudah dikurangi. bahkan kini masyarakat tengah diarahkan untuk secara bertahap mengganti bensin dengan menggunakan bio fuel karena emisi yang dikeluarkan lebih kecil.
Untuk meminimalkan kerusakan bumi,antara lain dengan membuat cagar biosfer, seperti cagar alam. Di Indonesia gerakan ini sudah begitu banyak. Lihat pulao komodo, Taman Nasional Tanjung Puting, Gunung Leuser, dll.
Bagi bangsa Indonesia, semangat ini mestilah harus benar-benar kita pupuk dan harus dapat diwujudkan, mengingat keragaman hayati Indonesia merupakan keragaman yang nomor wahid di dunia. Kita memiliki biota yang sangat variatif, dominan dan bahkan kita juga memiliki spesies endemik. Oleh karenanya banyak negara yang berharap besar dengan Indonesia, agar kita mampu menjaga kestabilan lingkungan hidup dunia. Semua rencana penyelamatan serta kepedulian terhadap lingkungan yang sehat, alami dan terawat juga mesti dilakukan secara konsisten, meluas dan berkesinambungan.
Tak ada kata terlambat dalam penyelamatan lingkungan yang merupakan wilayah hidup kita sendiri. " Mulailah dari hal sederhana dan kecil sekalipun, dan mulai juga hari ini"
pembiasaan bagaimana memperlakukan terhadap sampah yang benar oleh masyarakat misalnya adalah contoh sederhana itu.

...qyta...
Ummi no66/XXI/Oktober 2009

No comments:

Post a Comment